Untitled Document
 
Untitled Document
Untitled Document
Jumlah Pengunjung
Visitor Statistics
» 1 Online
» 17 Today
» 106 Week
» 545 Month
» 8374 Year
» 28448 Entirely
Record: 704 (16.05.2011)
Untitled Document

Untitled Document

LABORATORIUM BIOLOGI
UPTD SMA NEGERI 7 TANGERANG

Pengertian laboratorium Biologi
Pengertian dari Laboratorium Biologi adalah suatu tempat atau bangunan yang berisi alat dan bahan yang digunakn untuk pembelajaran biologi.
Fungsi Laboratorium Biologi antara lain membantu siswa membangun pengetahuan tentang fenomena alam dan mengembangkan ketrampilan, kecakapan hidup melalui kegiatan ilmiah untuk memperoleh generalisasi atau ksimpulan berupa eksperimen ilmiah.
Sarana dan Prasarana Laboratorium Biologi antara lain berupa denah tata letak tempat atau bangunan, meubeler, alat dan bahan percobaan yang diperlukan untuk menunjang pembelajaran.
Pengenalan, penggunaan dan teknik dasar bekerja di laboratorium Biologi, antara lain pengenalan, pemberdayaan, perawatan alat dan bahan praktek serta ketrampilan mengoperasikan peralatan tertentu seperti cara menggunakan thermometer, mikroskop dan beberapa alat lainnya.
Intensitas pemanfaatan fasilitas Laboratorium Biologi di SMA Negeri 7 Tangerang, yakni dengan frekuensi kegiatan praktikum sekitar empat (4) praktikum perkelas persemester.
Terdapat 10 aspek yang dinilai dalam kegiatan praktikum biologi, yaitu;

  1. Ketrampilan mengamati
  2. Ketrampilan menganalisis data
  3. Ketrampilan mengkomunikasikan hasil percobaan
  4. Ketrampilan menggunakan alat
  5. Laporan praktikum
  6. Ketelitian
  7. Kedisiplinan
  8. Kejujuran
  9. Ketekunan
  10. Kerjasama kelompok

 

Komponen yang terdapat di laboratorium Biologi SMA negeri 7 Tangerang, adalah sebagai berikut ;

  1. Perabot ; ( meja, kursi, lemari dan rak )
  2. Alat peraga pendidikan ( Peraga Biologi )
  3. Perkakas ; ( pelubang gabus,gunting, obeng, tang, kikir, dll )
  4. Kotak P3K beserta isinya
  5. Alat pemadam kebakaran
  6. Alat-alat untuk kebersihan
  7. Kumpulan buku ; ( Katalog, buku petunjuk, buku harian )
  8. Tata tertib ; ( Larangan, Suruhan, Petunjuk )
  9. Alat dan bahan praktek
  10. Bak air

Pengadaan alat dan bahan terutama disekolah negeri, biasanya dilakukkan melalui kiriman dari pemerintah, walaupun demikian sekolah yang sudah dapat pembagian alat dari pemerintah masih dapat melakukkan pembelian alat yang rusak atau bahan yang habis.
Penyusunan daftar alat atau bahan yang akan dibeli oleh pengelola laboratorium dimulai dari penyusunan alat atau bahan yang habis atau dari catatan harian tentang keperluan kebutuhan alat dan bahan, selanjutnya daftar usulan pembelian alat atau bahan tersebut disampaikan kepada kepala sekolah.

Penataan dan pengadministrasian alat dan bahan di laboratorium berupa inventarisasi dan penempatan alat dan bahan , lembar kegiatan siswa, buku harian kegiatan laboratorium, jadwal kegiatan, dan keterangan alat.
Pada dasarnya pengelolaan laboratorium merupakan tanggung jawab bersama baik pengelola maupun pengguna, oleh karena setiap orang yang terlibat harus memiliki kesadaran dan merasa terpanggil untuk mengatur, memelihara dan mengutamakan keselamatan kerja.
Mengatur dan memelihara laboratorium merupakan upaya agar laboratorium selalu tetap berfungsi sebagai mana mestinya. Sedangkan upaya menjaga keselamatan kerja di laboratorium terdiri atas hal-hal yang harus dilakukkan sebelum, selama, dan sesudah bekerja dilaboratorium.
Teknik dasar keselamatan kerja antara lain penanganan bahan berbahaya, alat gelas, mekanik, listrik dan biologis ( hewan dan tumbuhan berbahaya ).

Pengelolaan laboratorium biologi merupakan suatu proses pendayagunaan sumber daya secara efektif dan efisien untuk mencapai suatu sasaran yang diharapkan secara optimal dengan memperhatikan keberlanjutan fungsi sumber daya.
Agar kesinambungan dan daya guna laboratorium dapat dipertahankan, laboratorium perlu dikelola secara baik, salah satu bagian dari pengelolaan laboratorium ini adalah staf  atau personal laboratorium.
Staf atau personal laboratorium mempunyai tanggung jawab kepada kepala sekolah.
Selain pengelola laboratorium biasanya terdapat pula seorang keknisi laboratorium.
Tugas teknisi Laboratorium membantu menyiapkan alat-alat atau bahan- bahan praktikum, pengecekan secara periodik, pemeliharaan dan penyimpanan alat dan bahan. Agar kinerja pengelola laboratorium berjalan baik, perlu disusun struktur organisasi laboratorium.

Tidak semua sekolah memiliki laboratorium, dan  ada sebagian besar  laboratorium yang peralatannya  sudah tidak berfungsi lagi, untuk itu guru IPA (  biologi ) dituntut untuk lebih
kreatif. Semua guru IPA  dapat menggunakan laboratorium yang sudah tersedia di sekolah, guru dapat memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai alat pelajaran. Salah satu jenis sumber belajar yang dapat dimanfaatkan dari lingkungan sekitar adalah peristiwa alam.

Kegiatan dan Hasil Praktek siswa Sejuta

Praktikum Biologi

 

Video kegiatan siswa
SMAN 7 TANGERANG

 

 

 

 

 


SELAMAT DATANG DI SMAN 7 TANGERANG

@copyright SMAN 7 TANGERANG 2011